SEJARAH SINGKAT “PITULAS”
Kakek saya Soetrisno adalah pegawai di Departemen Kesehatan yang berkantor di Jalan Pahlawan (muka Ramayana super store) Semarang. Sampai akhir jabatan beliau tahun 1960 sebagai kasir, belum mempunyai rumah. Setelah pensiun beliau dipercaya membuat tas ransel dan peralatan-peralatan / sarana untuk usaha pembasmian penyakit malaria di masa itu oleh Kantor Kesehatan tempat beliau dulu bekerja. Saat itu Kakaek memang benar-benar membutuhkan uang untuk membayar rumah yang ditempati sehingga pesanan tas yang berjumlah ribuan tersebut beliau terima dan bertekad sanggup melaksanakan pekerjaan itu. Akan tetapi rumah tersebut baru dibayar sebagian, oleh karena itu Kakek meminta bantuan Kantor Kesehatan untuk melunasi uang muka rumah tersebut. Rumah tersebut bernomor 17 (tujuh belas). Setelah kontrak kerja dengan Kantor Dinas Kesehatan habis, Kakek berunding dengan bapak membuat nama perusahaan yang akan dirintis. Bapak mengusulkan nama PITULAS (bahasa jawa nomor Tujuh belas) yang sampai sekarang bapak pakai.
Pembuatan tas / ransel dikerjakan seluruh keluarga termasuk anak-anak yang baru kelas 2 SD, mereka sudah mulai diajari cara menjahit.
Karena hanya memiliki 2 mesin jahit maka pekerjaan dikerjakan secara bergiliran, Kakek mengerjakan pada malam hari sedangkan bapak pada siang hari.
Sejak tahun 1981 bapak mulai mengerjakan prasasti marmer, prasasti logam, cenderamata, tropi, pin, plaket, lencana dan atribut hotel sampai sekarang, saya mulai membantu bapak sejak tahun 1998. Mulai tahun 2003 “Pitulas” berubah menjadi “CV. Pitulas” dengan harapan lebih dapat dipercaya konsumen dan lebih maju.
Kendala Usaha
- Tempat usaha yang kurang memenuhi syarat.
- Modal usaha
Harapan UKM kedepannya
- Peran serta Pemerintah lebih banyak
- Dukungan pihak – pihak lain dalam rangka meningkatkan kesejahteraan UKM
Jumlah karyawan 20 orang
Omset per bulan ± Rp 45.000.000,-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar